Selasa, 09 April 2013

Teman dan Tempat yang Kunantikan

Tokyo Tower
Azizah Trisna Jayanti, seorang mahasiswi SKPM angkatan 47 IPB merupakan salah satu kawan baikku selama di Bogor. Memang sih belum lama kita kenal, namun kami sangat dekat. Awal kita kenal adalah saat acara IGTF di Klaten Jawa Tengah pada pertengahan tahun 2012. Kami belajar banyak mengenai pertanian, lebih tepatnya tanaman padi. Keluh kesah, semangat dan kegelisahan pettani akan tanaman padi sering kami dengarkan. Awalnya sih sangat gugup harus berhadapan dengan mereka, namun kami harus bertahan hampir selama 1 bulan. Hemm.. itung-itung permulaan KKP sembari jalan-jalan sekitar Jawa Tengah.
Oh iya, Azizah ini sekarang sedang melaksanakan exchange ke Jepang. Kami sering chattingan lewat sosmed untuk sekedar melepas rindu pada sahabat. Agak iri sebenarnya, aku belum pernah mengirim foto-foto terbaikku saat kuliah, sedangkan dia hampir setiap waktu mengirim foto-foto indahnya, saat winter, summer, spring maupun autumn. Yahh...tak apalah memang aku belum se sukses dia, namun suatu saat aku ku kado dia sebuah foto indah tentang pengalaman hidupku. Missed you Zizah....
Sakura

Tokyo Tower,,the missing place


Rabu, 03 April 2013

Si Bungsu yang Manja

Siapa sebenarnya si bungsu??
Ini si Bungsu yang Manja
Hemmm.. Mungkin hanya aku dan keluarga besarku yang tahu si bungsu itu siapa. Dia itu manja, plin plan, masih sering nangis dan belum dewasa banget deh. Maklumlah, walaupun usianya sekarang 20 tahun namun dia adalah cucu terakhir dari sebuah keluarga besar di Jawa Tengah sana. Sudah hampir tiga tahun si bungsu ini hidup jauh dari kedua orang tua dan keluarganya. Padahal dulu ia berjanji akan menjadi anak yang mandiri dan lebih dewasa. Namun mungkin karena bawaan dari kecil sudah dimanja jadilah si bungsu yang cengeng dan penakut ini. Hemmm.. Ingin rasanya mengubah sikap si bungsu menjadi sedikit lebih dewasa seperti menghargai orang lain, gak manja dan gak moody, tapi sepertinya susah. Perlu perjuangan yang cukup keras untuk mengubah si bungsu ini. Sudah banyak kakak-kakak yang menasehatinya untuk berubah namun haslnya masih sekitar 15% dari total 100%.
Cukup waktu yang lama sepertinya untuk mengubah kebiasaan si bungsu yang satu ini. Semangat menasehati ^^

Rabu, 27 Maret 2013

KAKAK-KAKAK KU

Belum lama aku kenal mereka. Belu lama aku dekat dengan mereka. Belum lama pula kami sering bersama.
Kalian, kakak-kakak ku yang sungguh aku sayangi sebagai adikmu ini. Kak Andri Hamidi, Kak Hans Doris Welly, Kak Nita Ekana'ul dan Kak Shihab.
belum genap satu tahun aku mengenal kalian, namun aku tahu kalian adalah kakak-kakak yang hebat yang pernah aku kenal. Awalnya dari Rancob dan Ekotan, hiningga aku merasa kalian itu sangat menyenangkan. Memang obrolan kita kadang gak nyambung karena aku masih terlalu awam. Belum merasakan kebimbangan tingkat akhir. Tapi aku merasa berbeda saat di tengah-tengah kalian. Tidak ada rasa canggung saat bersama, meskipun saat di antara kawan-kawan yang menurutku 'dekat' di angkatan aku sering menyembunyikan rasa iri. Tak canggung pula aku menanyakan hal-hal yang sebenarnya itu sepele namun bagiku itu masalah besar jika aku salah dalam mengambil keputusan yang kurang tepat.
Yaaahh. apalah itu namanya. Satu persatu dari mereka akan segera pergi untuk meraih mimpi-mimpinya. Meraih sebuah angan-angannya. Meraih apa yang dulu pernah mereka bahas. Kak Andri ke Kalimantan bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit, Kak Hans pulang ke Mentawai, kak Nita sudah tingkat akhir dengan segala kesibukannya dan akan segera pergi saat lulus nanti dan kak Shihab akan ke Kalimantan pula.  Tinggal aku sendiri yang masih tertinggal di Bogor. Mengarungi hari-demi hari sebagai mahasiswa AGH 'tengah-tengah' , menanjak akhir. Tidak ada lagi kawan buat konsultasi hidup. Hemmm... benar-benar belajar merelakan. Terima kasih untuk kalian... Aku merindukan kalian saat aku menulis ini.

Hemmm...

Aku pikir, aku akan segera terbebas dari hiruk pikuk ketidakjelasan hidup awal Maret ini. Aku pikir, aku akan dapat fokus pada akademik aku sehingga akan mendapatkan hasil yang maksimal untuk segala matakuliah di semester enam ini. Aku juga berpikir kalau aku dapat tidur nyenyak di kamar kost ku atau sekedar minum kopi hangat sambil nonton televisi. Aku juga membayangkan kalau aku dapat dengan ikhlas mengerjakan tugas-tugasku dengan ikhlas dan konsentrasi penuh dengan semua hal itu. Aku juga merencanakan kalau aku dapat hidup dengan tenteram dengan kesendirian ini.
Yaaaah... Itu sepertinya hanya MIMPI bagiku saat ini. tak ada lagi kesempatan untuk bebas. Aku mau PULAAAANG!!! Aku kangen MAMA, BAPAK, KAKAK....Aku rindu...

Minggu, 10 Maret 2013

Ada yang Berubah???

Beberapa waktu ini, banyak yang menanyakan kabarku. Misalnya:
1.X:  'Sun,,baik?'
   Aku: 'Baik...kenapa?'
   X: #terdiam
2. Z: ' Bu suuun,,,kenapa??'
   Aku: ' Heh..memang ada apa?????
   Z: #pergi
Hemm... itu sedikit percakapan aneh yang aku alami beberapa waktu ini. Mungkin, mereka cukup perhatian denganku, atau punya maksud lain, ataupun punya sesuatu yang dirahasiakan dariku. Entahlah, selalu positif thinking saja.
Awalnya aku tak menyadarinya. Namun, beberapa kawan bilang kalo aku sekarang jadi pendiam dan gak gegabah. Heh... Tambah bingung aku ini. Yah, mungkin memang sekarang ini aku sedikit untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang menurutku 'gak penting' dan lebih banyak mudaratnya. Tetapi, saat menjauhkan diri itu, seperti menyendiri, merenung dan mencoba introspeksi, ternyata sangat menyenangkan juga. Saat kita bisa berbicara dengan hati kita sendiri, bisa bertukar pikiran dengan otak kita sendiri, bisa mencoba berpikir apakah kita telah melakukan kesalahan kepada orang lain itu ternyata lebih menyenangkan ketimbang harus berhura-hura tanpa ada maksudnya.
Bukannya aku mau menghindar, namun saat ingin sendiri itu lebih menyenangkan tanpa harus menutup pintu untuk berbagi, kenapa tidak???

Kamis, 07 Maret 2013

Separuh Jiwa??

Pertanian, impianku
Separuh jiwa, mungkin dua buah kata yang cocok bagi aku beberapa bulan terakhir. Aku memang mencintai pertanian sejak aku kecil, karena aku dibesarkan di lingkungan pertanian, mulai dari bapak yang seorang petani sekaligus pedagang dadakan produk primer pertanian. Komoditas yang bapak tanam mulai dari hortikultura, tanaman pangan, dan komoditas perkebunan. Komoditas hortikultura yang ditanam misalnya bayam, kangkung, tomat, kacang panjang, cabai, terong, pepaya, jeruk, dan lainnya. Komoditas pangan yang ditanam misalnya padi (IR64, Ciherang, Cimalaya, dll), jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan sekarang merambah ke sorghum, sedangkan untuk komoditas perkebunan, bapak hanya menjual bibitnya. Misal kopi, jabon dan lainnya. Maka dari itu, aku ingin sekali saat itu masuk ke dunia pertanian. hehehe

Okeh, masa kecil bagiku mungkin sangat berbeda dengan anak-anak lainnya. Aku tumbuh dan berkembang di lingkungan keluarga yang sangat sederhana. Sering aku malu kala ditanya pekerjaan orang tua, yang hanya sebagai petani. Namun,tak pernah aku berusaha untuk menjelek-jelekan bapaku ini. meskipun keadaan yang kurang, aku tetap berusaha menjadi anak yang lucu dan cantik, walaupun sering aku dibilang anak cowok karena kenakalanku. Aku ingat sekali saat kecil dimana aku harus membiayai sekolahku dengan ikut melakukan kegiatan menempel mata tunas pada jeruk, memasukkan tanah dan menyemai biji akasia di sawah. Mungkin efek dari setiap hari di sawah yeng mengakibatkan kulitku sedikit eksotis. Ulalala...masa kecil yang menyenangkan.
Firdasari, pemain badminton favorit
Namun, dibalik keinginanku untuk menekuni pertanian, aku juga punya impian besar untuk dapat bermain volly dan badminton. Setiap sore aku terus menerus latihan untuk dapat mengikuti kompetisi-kompetisi. Namun takdir berkata lain. Aku tidak dapat mengikuti kompetisi satupun saat SD, SMP dan SMA karena tak diperbolehkan bapak. Sedih sih memang, namun aku selalu bermimpi untuk menjadi pemain volly dan badminton, meskipun sangat pas-pasan kemampuan ini. Akhirnya, separuh jiwaku ini aku temukan saat aku berada di Bogor, dalam rangka menuntut ilmu-ilmu pertanian. Aku diberikan banyak kesempatan untuk mengikuti kompetisi-kompetisi badminton dan volly, baik tingkat departemen, fakultas maupun IPB. Menyenangkan sekali saat impian yang tertunda hampir 12 tahun akhirnya aku dapatkan saat aku telah agak berumur. Tiada ada kata terlambat untuk mencapai sebuah impian tersebut. Berlatih danketekunan menjadi salahsatu kunci kesuksesan. Hemmmm... Akhirnya Separuh jiwa yang hilang telah aku temukan. Terima kasih untuk kawan-kawan yang telah memberikan kesempatan yang sangat besar buat aku dalam berkarya saat kuliah ini. Kapan lagi kita bersenang-senang. Saat mudalah merupakan waktu yang tepat.

Selasa, 05 Maret 2013

INGATLAH!!!!!!

Terlihat tegar dalam diri. Terlihat sabar di wajah ini. Terlihat bahagia dalam senyuman ini. Terlihat bersinar dalam mata ini. Terlihat berseri dalam pipi. Terlihat serius dalam kata ini. Terlihat tak ada masalah dalam hidup ini. Mungkin itu yang kau lihat dalam diri yang kecil ini di hadapan Allah SWT sang Maha Besar. Tak pantas aku menyombongkan diri ini, namun tak pantas juga kau membodoh-bodohkan aku ini. Tak pantas pula aku menyakiti orang lain namun tak pantas pula kau menyakiti hati ini tanpa kau jujur,erkata sebenarnya pada diri ini. Aku telah jujur dengan apa yang aku katakan, namun mengapa masih tak ada kejujuran dalam diri ini? Seseorang boleh salah dan melakukan kesalahan dan tak pantaslah kita berbohong. Hujatan-hujatan benci tak apa kau tujukan pada makhluk hina ini. Telah kuminta maaf, daripada tak ada maaf. Telah ada masalah serupa, namun tak pernah kubenci orang itu. Silahkan tanamkan kebencian pada makhluk kecil ini, namun tak bisa kupaksakan akan suatu kesepakatan. Kenapa kau tak bilang dari dulu? Kenapa kau tak bilang langsung saja? Sering aku mengatakan kata-kata jujur kepada orang yang menurutku tak pantas menyombongkan dirinya. Mungkin, entah berapa hati yang pernah aku sakiti dengan kejujuran ini. Namun ingatlah, ini semua akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ingatlah, bahwa masih ada orang-orang yang peduli dengan kita. Ingatlah kejujuran itu sangat berharga. Ingatlah bahwa Allah SWT selalu melindungi kita.