Senin, 23 September 2013

Super!!!

Wanita itu berbeda dengan lelaki. Wanita lebih tersentuh hatinya lhoo. 
Hemm,,kalo ngomong soal laki-laki, banyak yang menganggap aku itu bagian dari mereka. Lhooo, emang kenapa?
Mungkin inilah jawabannya. Pertama, aku lebih suka mempunyai sahabat laki-laki karena mereka lebih terbuka dan jujur dibandingkan wanita. Kedua, dari kecil aku memang lebih suka main dengan kakak-kakak ku yang laki-laki jadi mungkin bawaan juga. Dan yang ketiga, lebih nyaman saja kalo sama mereka. Hahahaha, aneh mungkin apa yang ada dalam diriku ini. Tapi itulah aku dengan segala kegilaanku. 
Di balik anggapan mereka bahwa aku seorang lelaki, hatiku masih mempunyai perasaan seperti perempuan. Ya iyalah orang saya perempuan tulen. Plis jangan anggap aku sebagai lesbian atau sejenisnya. Itu cuma bercandaan aku dengan para sahabatku doang. Hahahaha

Intinya sih, aku wanita tulen yang masih mempunyai perasaan walaupun lingkungan ku lebih dekat ke mereka, para pejuang mimpi yang merupakan laki-laki. Hemmm,, paling sering aku merasa bimbang di antara 2 sahabatku, yang merupakan laki-laki, Yoni dan Randi. Heh,, mereka sering menjadi tempat pelampiasan jikalau sedang sedih. Yaaahh..mungkin sifat mereka yang sangat santai dan mampu memahami situasi, yang menjadikan aku lebih terbuka ke mereka. Catat...kita bertiga adalah sahabat!!!
Sifat kekanak-kanakanku sering muncul dan membabi buta saat terjadi situasi genting dan sering merepotkan mereka. Hahhhhh,,, sering juga mereka menasehati banyak hal tentang diriku yang kadang tak bisa kontrol ini. Baiklah, kalian aku akui memang luar biasa. Mimpi-mimpi kalian sungguh luar biasa. Kadang aku juga malu dengan kalian, hehehe, karena kalian lebih hebat. Tapi tak apalah,,tunggu aksiku kawan.
Beribu terima kasih untuk kalian, orang-orang hebat, yang senantiasa mendengarkan keluh kesah perempuan yang masih mencari jalan hidupnya ini, yang masih lontang lantung dibandingkan kalian yang telah nyaman dengan dunia kalian. Belum pernah aku menemukan orang luar biasa seperti kalian. Semoga persahabatan ini akan tetap terjalin sampai kalian meraih apa yang kalian inginkan dan saat kalian menemukan tambatan hati kalian. Jangan lupakan perempuan ini yang sering kalian anggap sebagai laki-laki. Sungguh aku mencintai kalian karena Allah SWT. Semangat sobat, saat kita akan berpisah, aku yakin suatu saat kita akan bertemu kembali dan saling bercerita tentang kehidupan kita selanjutnya. :D

Jumat, 13 September 2013

Pengalaman Hidup

Ah,, mungkin agak sedikit terlambat buat menyadarinya. Terlalu tak pedulikah aku dengan lingkungan sekitar maupun orang-orang di sekitarku. Terlalu menyenangkan sepertinya dengan kehidupan diri sendiri hingga lupa akan syukur kepada Sang Pencipta. Tak terlalu biasa dengan kehidupan yang sepi dan menjenuhkan yang sebenarnya nyaman, menyenangkan dan penuh kehangatan. Aishhh,,,entah apalah ini yang membuat kehidupan seperti terombang-ambing.
KKP
Semua berawal dari KKP. Terserah orang mengartikan apa KKP itu, bagiku KKP akan memberikan banyak hal, tentang kebersamaan, persahabatan, kekeluargaan dan hal lainnya yang membuat hati ini seperti nyaman, tentram dan damai layaknya hidup dengan keluarga sendiri. Yah,,awalnya aku coba untuk berbuay demikian. Namun apalah daya, mereka itu tak seperti keluarga atau sahabat-sahabatku. Berbeda sekali. Berbeda dengan pemimpin yang biasa kukenal, berbeda dengan teman2 satu keanggotaan saat berbicara, berbeda dengan sahabat-sahabat saat menyapa dan bercanda. Mencoba untuk sedikit mengalah dan memahami mereka, namun setelah satu minggu strategi adaptasi yang aku lakukan tak kunjung berhasil. Strategi kedua yaitu berpikir dan bertindak seperti mereka. Namun apalah daya, inilah Sundari dengan segala kekurangannya. Selalu terbesit kalimat, ini bukan diriku, merasa terkekang dan gak bisa berkembang seperti yang biasa kulakukan di kampus. Menulis pun tak dapat, mengeluarkan pendapat pun tak bisa,  menyampaikan apapun yang ku ketahui pun selalu dicecar. Hingga tiba saatnya aku merenung di keramaian mereka yang sedang tertawa. Aku coba untuk interospeksi diri, dan inilah jawabannya. Aku harus bersabar dan menjalani KKP ini seperti aku menjalani kehidupanku dengan keluarga dan sahabat-sahabatku, meskipun kadang hati ini juga sering menginginkan untuk berlabuh ataupun mulut ini memuntahkan segala cerita-ceritanya kepada sang pendengar.
Tiap hari tiap waktu aku memulai kehidupan di KKP ini dengan penuh kesabaran dan terus mencoba untuk memperbaiki diri hingga akhirnya aku merasakan sedikit kenyamanan dengan yang lainnya. Kadang, keluhan ini aku sampaikan ke sahabat-sahabatku yang berada jauh, di Pantura.
Yah, satu demi satu mulai aku coba pahami karakter mereka.
Teki Sinatria, Pak Kordes, yang selalu membangunkan kami saat Subuh dengan nyanyian-nyanyian dari grup band Letto yang bagiku sangat kuno, pada saat itu. Sikap kakunya kadang membuat aku dan perempuan2 di kelompokku merasa jengkel. Dia seperti tak memahami wanita yang kebiasaannya mungkin sangat berbeda dari wanita yang selalu membayangi setiap detik kehidupannya. Selalu dibandingkan dengan wanita itu, yah mungkin baginya dia sangat sempurna dibandingkan 3 gadis yang masih manja ini. Namun aku tau, dia sesungguhnya sangat melindungi kami walaupun caranya yang membuat kami merasa berlebihan dan tak suka. Ah, pak Kordes yang sesungguhnya tak terlalu istimewa bagiku, tak seperti yang orang-orang bilang tentangnya. Mungkin orang-orang di luar sana yang terlalu berlebihan karena mereka belum pernah tinggal satu atap dengannya selama kurang lebih 2 bulan. Memang tak cukup lama mengenalnya dan bagiku pak Kordes ini tak seperti apa yang selama ini aku bayangkan. Namun sungguh, hatinya sangat mulia, sangat berbeda dari pak kordes-pak kordes lainnya.
Evan Ardhi, seorang mahasiswa Departemen Ekonomi Syariah yang sifatnya kadang-kadang kekanak-kanakan dan kadang lebih dewasa dari umurnya yang baru 19 tahun. Ingat sekali saat dia membanggakan baju Barcelona ataupun barang-barangnya yang berhubungan dengan Barcelona, Messi, Pedrosa ataupun Marques. Kesombongan yang kadang juga membuat aku kagum yaitu dia selalu memenangkan laga PeS melawan 2 laki-laki lainnya. Evan yang selalu mengucapkan Assalamua I love you saat menerima telefon atau waalaykumsayang saat menjawab salam. Ahhh,,orang ini yang selalu mencairkan suasana saat kita tengah berada dalam situasi genting dimana perang pendapat sedang dimulai, saat tengah sama-sama ngotot. Hemm,,,pasti aku akan merindukan Evan yang kadang sulit dicari sifat seperti ini.
Supriyanto, seorang mahasiswa yang selalu ngotot dengan pendapatnya tanpa didasari oleh fakta-fakta yang ada namun tak mau kalah kalau sudah terlihat kekalahannya. Itulah sikap yang menurutku pecundang dan seseorang yang sepertinya masih buta akan aspirasi. Di balik itu semua, dia mempunyai jiwa yang baik. Kebiasaannya merokok kadang membuatnya sedikit dewasa dalam berkata *gak nyambung* atau mungkin pengalaman hidupnya yang lebih lama yang membuatnya demikian. Entahlah..
Nabila, si wanita pendiam dalam kelompok aku. Diamnya dia kadang membuat gregetan karena aku gak suka orang yang terlalu diam bahkan lelet. Hemmm,,,tapi mungkin inilah sikapnya hingga akupun tersadar bahwa setiap orang berbeda dan gak bisa sama dengan teman-temanku yang lainnya. Dia juga menjadi primadona di kampung ini karena kecantikannya, namun sedikit pudar saat orang-orang menganggapnya ansos. *sorry*
Ria Brilian, si cewek yang selalu teriak-teriak gak jelas. Awalnya risih, namun lama kelamaan ternyata itulah sikapnya. Di balik teriakannya dia, dia selalu mengingatkan kami dalam kebaikan.

Memang semua kelompok mempunyai caranya sendiri saat pendekatan ke masyarakat. Namun cara yang dilakukan kami, menurutku sangat tak aku sukai hingga akhirnya aku berjalan seorang diri untuk mencoba mendekatkan diri pada masyarakat sekitar. Kadang aku juga iri dengan kelompok lain yang sepertinya mempunyai kedekatan fisik dan batin di antara lainnya. Aku memang bukan orang rumahan dan selalu gak betah saat harus duduk manis di rumah menonton film ataupun hanya ngobrol hal-hal gak penting. Aku lebih suka lapang, matahari, keramaian dan kebersamaan. Aku suka jalan-jalan yang mungkin membuat kalian merasa tak enak hati kala harus mengantarku untuk sekedar mencari bakso ikan. Aku suka merenung dibandingkan hanya nge-gosip hal-hal yang gak jelas hingga mungkin kalian mengira aku marah. Yah, itulah aku dengan segala sikapku yang kadang membuat kalin juga tak nyaman. Namun, aku sungguh mendapatkan banyak hal saat bersama kalian. Perbedaan itu bukan untuk disamakan, namun untuk disatukan. Pelajaran hidup banyak aku dapatkan saat bersama kalian. KKP Banjarsari banyak mengubah diri ini, kalian selalu mengingatkanku akan persahabatan yang sejati, kehidupan yang abadi dan kematian yang akan segera menghampiri. I LOVE YOU ALL

Selasa, 20 Agustus 2013

Teman

Pernah suatu ketika merasa hari-hari ini sangat sepi, terasa berat ketika hendak memulai langkah seorang diri. Namun disepanjang perjalanan ini, aku sadar dan yakin bahwasanya manusia nantinya secara fitrah memang akan kembali ke suatu titik dimana ia benar-benar akan tertinggal sendiri. Terbaring lemah tak bernyawa, terbaring seorang diri. Tak ada dering telephone yang kau tunggu,tak ada suara terminal yang kau rindu, tak ada juga gema kehidupan sang waktu. Maka dari itu, hidupkanlah jiwa-jiwamu yang telah mati dengan satu hal. Menulis ! Agar kesempatan hidupmu tak terbuang secara percuma.
Kutipan kalimat di atas aku copy dari salah satu sahabatku. Dia yang selalu semangat meskipun batinnya sedih, dia yang selalu tersenyum meskipun hatinya sakit dan kadang pula sikap kekanakannnya keluar juga saat dia benar-benar kesal. Namun entah kenapa dia itu sangat unik dan berbeda dari manusia-manusia seusianya, termasuk aku. Namun kadang juga kita berdebat karena kita berbeda tujuan hidup. Itulah yang aku suka dari sahabatku ini.
Hampir sebulan ini, kami tak berjumpa karena ada urusan masing-masing pihak. Entahlah, kapan terakhir kita saling ngobrol untuk membahas segala sesuatunya. Hemm,,saya pikir sahabatku ini telah sangat berbeda. Entahlah dari mana, tapi saya sungguh sangat melihatnya. Semoga kamu bisa menemukan hal terbaik dalam hidupmu. :D

Minggu, 18 Agustus 2013

18 Agustus 2013

Kerinduan akan sawah ini kembali bergejolak. Sejuknya angin yang ditemani wewangian lumpur sawah dan musik dari batang padi yang bergoyang dan suara jangkrik kembali menyeruak memanggil namaku untuk kembali dan menjemputnya datang. Capung, tomcat dan laba-laba senantiasa melambaikan tanggannya untuk meminta pertolongan dari baunya pestisida yang terus-menerus mereka semprotkan. Katanya pestisida itu paling ampuh (??). Yah, kerinduan yang mungkin sangat berbeda dibandingkan kerindiuan yang mungkin kini sedang dialami waniat seumuran saya. Mereka mungkin hanya merindukan keluarganya, merindukan teman-teman mainnya ataupun merindukan seseorang yang dicintainya. Kerinduan yang aku alami hanyalah kerinduan akan Sang Pencipta dan kerinduan dengan pertanian yang diciptakannya. Oh, aku sangat merindukanmu matahari yang membuat kulit ini menjadi semakin legam.

            Warna hijau yang membentang setiap mata memandang sekeliling di lokasi ini sungguh sangat menyejukkan mata dan hati nan gundah ini. Melihat tanaman padi yang memancarkan sinar kuning bagaikan emas itu sungguh sangat menyenangkan, pertanda panen raya akan segera tiba dan pesta pun akan segera dimulai menyambut kemandirian pangan yang selalu didengungkan oleh pemerintah, bukan ketahanan pangan yang ujung-ujungnya hanya impor dari negeri tetangga. Aku pun berharap hasilnya akan optimal sehingga meyakinkan sang pemimpin yang menunggu di balik tembok nan tinggi dan dibalik ruangan berpendingin itu tersenyum lebar dan berkata bahwa ‘akulah yang melakukan hal itu’. Hasil panen yang optimal ini akan menambah kepercayaan tinggi dari sang Petani unuk senantiasa menjaga hasil panen tersebut dan selalu menjaga lingkungan untuk keberlanjutan pertanian di Indonesia. 

Senin, 13 Mei 2013

Monster

Tetooottt...ngeeek,, mungkin terdengar seperti mesin rusak gak guna bahkan dianggap hanyalah sampah yang memenuhi kehidupan seseorang. Yah, awalnya mungkin memang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia, namun akhirnya juga pasti akan ditinggalkan.
Semangat membara itu, akhir April, telah sirna seiring berakhirnya waktu. Senyuman yang awalnya selalu menghiasi hidup kini hilang entah kemana, mungkin terbuang ke dalam tempat sampah, yang bahkan orang pun enggan untuk melihat bahkan mengingatnya. Mencari kehidupan baru, yap, rangkaian kata yang sangat tepat bagi saya selama beberapa minggu awal setelah berakhirnya UTS semester 6. Semester yang pada awalnya terlihat sangat membahagiakan, akan banyak hal baru, ternyata sama saja dengan sebelum-sebelumnya. Entah karena saya yang memang kurang care atau karena saya sendiri yang terlalu care, sehingga sifat saya yang sesungguhnya terlampiaskan awal semester ini. Perfectionis, keras kepala, diplomatis alias ngeles, terlalu kritis dan sifat-sifat lain yang awalnya saya tahan selama hampir 3 tahun lebih saya tahan agar tidak ada satupun orang yang tersakiti karena sifat saya ini. Dorongan akan kemunculan ini pun semakin menggebu-gebu hingga akhirnya...DUARRRRRR!!!! Saya berubah!!! Seperti monster yang siap menerka bahkan mencabik-cabik seluruh manusia di muka bumi, membasmi kejahatan bagaikan Power Rangers ataupun seperti KPK yang senantiasa menganalisis dan mengkaitkan segala tindak kejahatan yang berupaya mengkhianati negara. WOW!!! Luar biasa SUNDARI...
Sekarang pikiran itupun mulai bercampur aduk luar biasa, entah apa yang terpikirkan saat ini.Semua hal terbengkalai, kosong dan tak ada satu pun jawaban pasti akan keadaan ini. Tetapi, saya mencoba untuk bangkit. Saya mengikuti sebuah pelatihan yang benar-benar membuat diri ini sangat berbeda. Have fun bersama teman-teman baru dan berinteraksi dengan anak kecil (bagiku orang yang teramat jujur dan gak munafik). I got a new world yesterday.. Yap benar,, menemukan Sundari yang benar-benar hilang di tengah hutan, bertemu manusia-manusia yang lebih adil dan mau berpikir lebih. Satu pikiran dan satu perasaan, yah itulah yang baru saya dapatkan pada satu orang itu. YER, terima kasih untuk selalu mendengarkan keluh kesah bocah ini dan selalu menemani saat malam tiba. Kamu adalah kawan terbaik.

Sabtu, 13 April 2013

UTS SELESAIIIIII!!!UTS BERESSSSS!!!! YEAAHHH..ULALALA
Kabar bahagia, hot news, begitu menyenangkan!!!  Jalan, maen, nonton, karokean dan makan-makan.. Iyulah agenda penting yang harus dilakukan oleh hampir semua mahasiswa, termasuk saya. Entah hasilnya bagaimana, ynag penting gak stres lagi dah, setelah hampir 2 minggu bersemedi di dalam kosan. 
Tujuan pertama H+1 jam setelah selesai UTS adalah Mc D, melampiaskan segala kegalauan dengan makan es krim dan spaghetti. Hemmm,, yummi. Kemudian dilanjutkan dengan jalan ke Botani Square. Duduk termenung sambil bercerita masalah-masalah selama setengah semester dengan kawanku.
Keesokan harinya, tepat pukul 04.00 pagi dilanjutkan dengan jalan ke Lembang dan Cianjur. Huwaaa...meskipun ada beberapa kendala dan masalah, namun bagiku ini sangat menyenangkan. Memang terlihat gila aku hari itu, ini adalah sebuah puncak dari ke stresan yang aku alami beberapa hari.
Hemmm... Semoga bisa lebih baik saat UAS nanti.